Sebagai sebuah produk keingin tahuan manusia Barat Modern untuk mengungkap misteri hakikat kemanusiaan —khususnya kecerdasannya —, SQ memberikan kesegaran baru di tengah-tengah pendekatan sains yang selama ini memisahkan diri dari perspektif agama. Bukti-bukti saintifik dan kajian-kajian kemanusiaan versi agama-agama Timur menjadikan menjadikan SQ seolah mampu mengharmoniskan persete ruan sains versus agama. Dengan menunjukkan hakikat kemanusiaan versi Esoteris Islam, Barat Pramodern, dan Barat Modern, kita dapat menun jukkan keberatan atas klaim di atas.
PADA pertengahan tahun 2000 dunia pendidikan dan psikologi kita dihenyakkan dengan temuan Barat Modern tentang ukuran kecerdasan manusia yang terbaru, yang mereka sebut SQ, Spiritual Intelligence. Maraknya diskusi tentang SQ tersebut tak pelak lagi ikut melibatkan para tokoh agama, termasuk ulama Islam, hal ini disebabkan penggunaan istilah Spiritual—yang biasanya sangat kental muatan keagamaannya—yang disematkan dalam ukuran kecerdasan tersebut. Benarkah istilah spiritual yang dimaksud oleh tokoh-tokoh SQ semakna dengan pemaknaan versi esoteris agama-agama? Aspek kemanusiaan apakah yang diukur dalam SQ? Apakah ada keterkaitan SQ dengan ukuran-ukuran tashawwuf dalam Islam tentang kesempurnaan manusia? Baca entri selengkapnya »
Arsip untuk Desember, 2008
Sebuah Apresiasi Kritis terhadap Spiritual Quotience
Ditulis oleh Nasrul di/pada 24 Desember, 2008
Ditulis dalam Sosial | Leave a Comment »










